Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 2
Tapi ada masa dimana aku
merasa bahwa aku tidak diperbolehkan bermain bersama teman-teman adalah hal
yang baik. Yaitu saat aku pindah ke kota metropolitan dan mulai bermain keluar.
Aku terbawa pengaruh lingkungan yang buruk sehingga aku melakukan hal yang
tidak terpuji untuk ukuran anak-anak pada saat itu. Ternyata bukan hanya aku,
tetapi orang-orang yang sebaya denganku diluar sana menjadi banyak yang liar
dan terpengaruh dengan lingkungannya. Disanalah saat dimana aku ingin kembali
dan aku sangat berterimakasih dulu aku tidak diperbolehkan bermain bersama
teman-teman ku diluar rumah.
Aku pun mulai merubah cara pandangku dan cara hidupku.
Merubah semuanya dan mulai berprestasi lagi, mulai belajar dari suatu masalah.
Disana lah aku mulai dewasa, akupun masuk sekolah terbaik se provinsi. Disana
banyak sekali orang-orang yang pintar dan persaingannya sangat ketat dan
menyeramkan. Tapi, walau di sekolah terbaik pun ternyata masih saja ada
lingkungan yang tidak baik. Aku hampir masuk ke lingkungan tersebut tapi aku
ingat seberapa berbahaya dan sulitnya untuk keluar. Akupun menjauhkan diri
dengan orang-orang sekitar dan mulai menjadi orang yang anti sosial yang
tingkatannya lebih tinggi.
Aku menjadi orang yang acuh terhadap orang lain, tetapi
ada yang sedikit membuatku berubah. Ada seorang sahabat dan orang yang aku suka
pada saat itu, mereka membuatku berubah dengan sendirinya tanpa merusak
ideologiku. Orang yang aku suka, mungkin bisa dikatakan dia adalah orang
pertama yang aku suka dengan pandangan pertamaku, aku sudah menjalani hubungan
dengan beberapa orang tapi aku menyukai mereka tidak dengan pandangan pertama.
Original by Raja Pasha A.Z.F.S.
Komentar
Posting Komentar