Langsung ke konten utama

Postingan

Jadilah Diri Sendiri

          Haloo semuanya, kembali lagi di blog Berfikir Kritis, di blog kita hari ini akan mengemukakan pendapatnya tentang bagaimana kita bisa menikmati hidup ini. Lebih tepatnya author akan mengemukakan pendapat tentang jadilah dirimu sendiri. Apakah kalian bisa menikmati hidup ini dengan menjadi diri sendiri ? jawabannya akan kita renungkan di artikel kita hari ini.             Hal ini juga biasanya dialami para remaja, hal apakah itu, hal itu adalah tidak menjadi diri sendiri. Terkadang juga kita berpura-pura menjadi diri kita yang lain atau menjadi bukan diri kita sendiri. Tapi menurut author bukan hanya remaja saja, tetapi sebagian besar orang-orang di dunia ini berpura-pura menjadi orang lain dan bukan dirinya sendiri. Sebagian besar hidup author pun mungkin adalah kepura-puraan. Tapi kawan-kawan, coba kalian pikir dengan hati-hati dan tanyakan kepada diri kalian send...
Postingan terbaru

3 Cara Untuk Hidup Bahagia

Halo semuanya, bagaimana kabar kalian semua ? semoga baik semuanya yaa. Author mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin, mohon maaf lahir batin. Semoga semua amal ibadah kalian khususnya puasa diterima oleh Allah Swt. Sudah lama author tidak mengemukakan pendapat-pendapat author lagi di blog ini, author sedikit kesulitan karena sempat kehabisan bahan tulisan author dan dikarenakan author dan teman-teman muslim semua sedang menjalankan ibadah puasa. Edisi sekarang author akan mengemukakan pendapat author tentang 3 Cara Untuk Hidup Bahagia. Tentunya ini semua seperti biasa hanya pendapat author semata dan yang pernah author lalui atau alami. Ayo kita langsung saja bahas. Kalo menurut kalian kebahagiaan itu apa ? author yakin bahwa kalian semua mempunyai jawaban yang berbeda-beda karena kebahagiaan itu adalah suatu hal yang relatif, sehingga setiap orang mempunyai pendapat dan pandangannya sendiri tentang kebahagiaan. Kalo kalian bertanya pendapat author, kebahagiaan itu adalah s...

Sesi Cerita

Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 12 (Tamat) Dia membuatku bisa mengeluarkan sifat asliku, walaupun kami selalu saja bertengkar, tetapi aku bisa merasakan bahwa aku sayang sekali kepadanya. Dia itu orangnya lebih pintar daripadaku, jadi aku belajar banyak darinya, tentunya tentang pelajaran. Menyenangkan sekali menjalani hari-hari bersamanya, dia selalu mendengarkan mimpiku dan selalu mendukungku. Banyak sekali masalah yang kita lewati, tetapi aku percaya bahwa masalah ini akan membuat kita lebih dewasa kedepannya. Kami pun bisa lulus bersama-sama, walaupun kami berbeda tempat kuliah tapi kami masih menjalani hubungan kami sampai sekarang.             Di saat kelas 2 juga aku mendapatkan nilai fisika terbesar se sekolah, tapi peringkatku tidak naik yaitu tetap di angka 13. Memasuki kelas 3, aku belajar lebih giat dari sebelumnya, aku ingin menjadi lebih bagus dari orang lain, aku kembali ambisius. Akhirnya aku me...

Sesi Cerita

Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 11 Mathclub, disana aku banyak mendapatkan teman yang seangkatan, sangat menyenangkan dan guru mathclub kami sangat jenius. Guru kami itu bisa membaca kepribadian melewati gambar pohon, tulisan tangan, dan tanda tangan. Waktu itu aku ingin membuktikannya, benar engga nih kemampuannya, apakah sesuatu yang terdalam di diriku bisa terbaca, aku mencobanya dan mengejutkan sekali, guru kami langsung tahu aku orangnya cuek, tapi untung saja tidak semuanya dibeberkan. Ada yang baru aku tahu yaitu aku jika memecahkan masalah akan melihat pengalamanku dari sebelumnya, jadi aku tipe orang yang belajar dari pengalaman. Aku tidak tahu sama sekali tentang itu jadi aku sedikit kaget. Seiring berjalannya hidup, aku langsung mengetahui, ohh ternyata benar, aku suka sekali dengan pengalaman dan memetik pelajaran darisana. Voli adalah hobi aku yang aku lumayan jago memainkannya, aku senang sekali jika bermain voli, setiap aku menspike bola voli semua amar...

Sesi Cerita

Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 10 Ada temanku selain dikelas yang bisa membuatku menjadi lebih baik juga, ada dua orang, mereka adalah temanku saat di kelas yang dulu. Mereka adalah orang yang aku hormati. Temanku yang pertama dia hobinya lebih sama denganku, tapi dia jago dengan game tidak sepertiku, satu ekskul denganku, kami banyak meluangkan fikiran bersama dan saling meminta pendapat, dia yang paling bisa diajak bicara tentang perempuan hahaha. Temanku yang kedua itu sangat kuat dalam agama, aku sangat menghormati dia, dia selalu meminta pendapatku dalam kebijakan sekolah, aku banyak menceritakan soal agamaku bersamanya, dia sangat open minded, tutur kata yang sopan, dia sangat top lah hahaha, orang yang aku hormati. Aku mengikuti banyak ekskul, diantaranya mathclub, robotic, dan voli. Sebenarnya aku pindah-pindah ekskul itu, pernah basket dan juga atletik, tapi yang paling berkesan adalah di mathclub, robotic, dan voli. Hobi aku itu selalu ganti-ganti, dan ...

Sesi Cerita

Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 9              Dari kepercayaan diri yang sangat tinggi menjadi tidak percaya diri, aku jadi tidak percaya diri dengan kemampuanku sendiri. Aku merasa akan terus berada dibawah, aku merasa aku tidak akan pintar. Aku memetik pelajaran dari masalah ini, yaitu kita tidak boleh sombong dan meremehkan orang lain. Aku terus saja terpuruk, aku tidak belajar, tidak memperhatikan guru di kelas. Sampai saat temanku di remedial dan aku tidak, temanku pun bertanya tentang soal matematika. Aku melihat soalnya dan berkata dalam hati ‘aku dulu jago matematika, sahabatku sendiri yang mengajarkannya kepadaku’. Melihat terus soalnya dan aku berfikir ‘jika aku belajar sepertinya aku akan mendapatkan nilai 100’ , akupun berkata kepada temanku “kayanya jika aku belajar aku bisa menjawab semuanya dengan mudah” dan diapun menjawab “Iyaa sok atuh belajar”. Darisanalah kehidupanku berubah, aku menjadi lebih rajin dari sebelumnya,...

Sesi Cerita

Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 8             Masa SMA pun datang, aku memulainya dengan menggunakan topeng kesukaanku seperti biasa. Karena orang lain tidak akan pernah bisa mengerti, memaklumi, dan mungkin memaafkan aku dengan sifat asliku. Semua berawal pada hari pertama aku disekolah, karena aku orang yang introvert, aku tidak bisa mengawali pembicaraan jadi aku hanya diam saja dan jujur aku suka sekali dengan ketenangan. Semakin aku tenang semakin aku bisa focus dalam menjalani suatu pekerjaan. Jika aku melakukan suatu pekerjaan, aku tidak akan banyak berbicara sampai pekerjaanya selesai. Karena aku berfikir bahwa dengan banyak berbicara akan menghambat dan memperlama pekerjaanku, tentunya ini jika aku bekerja sendiri, jika berkelompok kita harus menjalin komunikasi dengan sesame agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan mudah.             Aku membawa fikiran ...