Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 11
Mathclub,
disana aku banyak mendapatkan teman yang seangkatan, sangat menyenangkan dan
guru mathclub kami sangat jenius. Guru kami itu bisa membaca kepribadian
melewati gambar pohon, tulisan tangan, dan tanda tangan. Waktu itu aku ingin
membuktikannya, benar engga nih kemampuannya, apakah sesuatu yang terdalam di
diriku bisa terbaca, aku mencobanya dan mengejutkan sekali, guru kami langsung
tahu aku orangnya cuek, tapi untung saja tidak semuanya dibeberkan. Ada yang
baru aku tahu yaitu aku jika memecahkan masalah akan melihat pengalamanku dari
sebelumnya, jadi aku tipe orang yang belajar dari pengalaman. Aku tidak tahu
sama sekali tentang itu jadi aku sedikit kaget. Seiring berjalannya hidup, aku
langsung mengetahui, ohh ternyata benar, aku suka sekali dengan pengalaman dan
memetik pelajaran darisana.
Voli adalah
hobi aku yang aku lumayan jago memainkannya, aku senang sekali jika bermain
voli, setiap aku menspike bola voli semua amarahku hilang, jadi jika aku sedang
penat dengan hirup pikuk dunia, aku suka bermain voli dengan teman-teman.
Sekarang juga aku masih suka dan ingin bermain voli, aku selalu bermain dengan
temanku yang berbeda kelas yang memiliki hobi yang sama. Pertamanya aku suka
voli adalah karena menonton serial anime haikyuu, anime yang berceritakan
seorang anak sma yang pendek tetapi bermimpi untuk menjadi pemain voli, dia
pantang menyerah, terus berusaha dan akhirnya dia bisa melompat dengan tinggi.
Kembali ke topik hahaha, aku kalo berbicara tentang anime yang aku suka bisa panjang
nantinya.
Sekarang aku
haus akan sosial, aku ingin berteman dengan siapapun yang tentunya berdampak
baik kepada diriku. Aku mulai menyesal karena menjadi seorang introvert, di
dunia orang dewasa ternyata teman itu sangat dibutuhkan. Bagi kalian yang
introvert, mungkin pikir pikir kembali, lampaui batasanmu untuk sesuatu yang
baik.
Aku juga
berhubungan dengan wanita saat di SMA, sebenarnya aku sangat peka orangnya,
jadi aku bisa tahu siapa yang menyukaiku dan siapa yang tidak, pada saat kelas
1 ada beberapa yang menyukaiku salah satunya yang akan aku ceritakan sekarang.
Dia memakai kacamata, tubuhnya kurus, sedikit pendek, dan pipinya tembem. Aku
pertamanya tidak terlalu peduli dengan orang yang menyukaiku, aku tahu dia
selalu melihatku saat di kelas, terlalu terlihat jelas sih sepertinya.
Hari-hari pun berlalu dan akupun naik ke kelas 2, tidak seperti di SMP anggota
kelas saat naik kelas tidak akan berganti-ganti, jadi artinya aku dan
teman-temanku sekelas akan bersama sampai kami lulus.
Di kelas 2 ini
aku sedikit kesepian, dia itu menjadi tempat curhatku, jadi aku sering
mengechatnya. Aku mulai berpikir untuk berpacaran dengannya, aku selalu saja
mengejar yang tidak pasti, aku ingin sesekali mengejar yang pasti. Kami
berhubungan terus menerus dan akhirnya aku menyatakan perasaan aku kepadanya.
original by Raja Pasha A.Z.F.S.
Komentar
Posting Komentar