Kehidupanku yang Menyenangkan Chapter 9
Dari kepercayaan diri yang sangat tinggi menjadi tidak
percaya diri, aku jadi tidak percaya diri dengan kemampuanku sendiri. Aku
merasa akan terus berada dibawah, aku merasa aku tidak akan pintar. Aku memetik
pelajaran dari masalah ini, yaitu kita tidak boleh sombong dan meremehkan orang
lain. Aku terus saja terpuruk, aku tidak belajar, tidak memperhatikan guru di
kelas. Sampai saat temanku di remedial dan aku tidak, temanku pun bertanya
tentang soal matematika. Aku melihat soalnya dan berkata dalam hati ‘aku dulu
jago matematika, sahabatku sendiri yang mengajarkannya kepadaku’. Melihat terus
soalnya dan aku berfikir ‘jika aku belajar sepertinya aku akan mendapatkan
nilai 100’ , akupun berkata kepada temanku “kayanya jika aku belajar aku bisa
menjawab semuanya dengan mudah” dan diapun menjawab “Iyaa sok atuh belajar”.
Darisanalah kehidupanku berubah, aku menjadi lebih rajin dari sebelumnya, aku
terus belajar dan belajar akhirnya aku menaikkan peringkatku ke peringkat 15
saat ujian semester satu dan peringkat 13 di semester 2.
Aku suka berteman yang berguna buatku, seperti membuat
aku menjadi rajin, membuat aku tertawa, mengajari aku banyak hal, selalu ada
buatku walaupun semuanya memusuhiku. Seperti sahabatku di SMP, aku juga ingin
mempunyai teman seperti di SMP. Aku mengobservasi, hari demi hari dan menemukan
teman-teman yang bisa membuatku tertawa, membuatku rajin, mengajari aku, dan
teman yang selalu ada untukku. Ada 3 orang yang sangat membuatku menjadi rajin,
kami ber 4 adalah laki-laki terpintar di kelas kami. Selalu melakukan hal yang
baik, tidak pernah bolos, kami adalah siswa teladan.
Kami selalu
bersama-sama tentunya untuk hal yang baik, temanku yang ke satu sehobi dengan
ku, aku dan dia selalu bertengkar, berdebat, tapi dia seseorang yang bisa
menjaga rahasia dan bisa diajak serius, paling bisa diajak ngobrol, mungkin dia
adalah orang yang paling dekat kemiripannya dengan sahabtku dulu, tapi tidak
terlalu juga sih hahaha, tapi paling dekat tingkat kemiripannya jika diantara
teman-teman aku yang lain. Temanku yang kedua, tingkah lakunya selalu membuat
kami tertawa, orang yang gampang mengerti perkataan lain seperti temanku yang
ke satu, teman yang aku minta pendapatnya jika mengerjakan sesuatu, kalo
dipikir-pikir dia itu orang yang paling awkward denganku, tapi dia perhatian
denganku, dalam artian jika aku sendirian dia selalu mengajakku, temanku yang
lain juga begitu tapi dia mengajakku disaat aku ingin diajak, jadi sangat
memorial sekali. Temanku yang ke 3 adalah teman pertamaku saat datang ke kelas,
seseorang yang selalu aku kerjai, dulu kami selalu bertukar pikiran mengenai
perempuan, dia sangat rajin sama sepertiku, kami selalu saja berlomba jika
mengerjakan sesuatu, seperti ada tugas rangkuman, kami akan berlomba
mengerjakannya.
Ada temanku
selain dikelas yang bisa membuatku menjadi lebih baik juga, ada dua orang,
mereka adalah temanku saat di kelas yang dulu. Mereka.....
original by Raja Pasha A.Z.F.S.
Komentar
Posting Komentar